Syafana Islamic School Upper Secondary melakukan kunjungan ke Universitas IPB.

Kamis, 10 Oktober 2019
Syafana Islamic School Upper Secondary melakukan kunjungan ke Universitas IPB.

Tidak lupa, kami mengawali perjalanan kami dengan memanjatkan doa bersama yg dipimpin oleh Bian di bus 1, dan Azhar di bus 2.

Perjalanan menuju Bogor merupakan perjalanan yang mengasyikkan dan menyenangkan bagi mereka. Bernyanyi bersama dan ada yg menjelaskan perjalanan layaknya guide dengan jenaka menambah hangatnya perjalanan ini. Semua perjalanan ini diatur dengan rapi oleh OSIS Upper Secondary mulai dari Adit yang mengatur teman-temannya di dalam Bus 2, sedangkan Sayla dibantu dengan Rafa yang mengabsen teman-temannya sampai membagikan makanan di bus 1.

Tiba di IPB, kami disambut oleh alumni Syafana Islamic School Upper Secondary, Febrina Anisa Utamiputri yang sekarang menjadi mahasiswa IPB jurusan Teknologi Pangan. Gayung bersambut, kehadiran Putri mendapat keantusiasan adik-adik kelasnya yang pernah menghabiskan waktu bersama dengan angkatan Putri selama di Syafana Islamic School Upper Secondary.

Selain disambut oleh alumni kami, kamipun mendapatkan sambutan hangat dari Humas IPB, Mas Muin yang juga merupakan alumni IPB angkatan 51. Mas Muin memberikan wawasan mengenai IPB, antara lain menjelaskan apa saja fakultas yang ada di IPB; inovasi2 yg sudah IPB buat; serta prestasi2 yg diraih oleh IPB baik nasional maupun internasional.

Setelah panjang lebar menjelaskan tentang IPB, MC membuka 2 sesi tanya jawab. Fikram Jauzaa kelas 12 mengajukan pertanyaan, “Bagaimana cara mendapatkan beasiswa di IPB?” Kemudian kami mendapatkan informasi bahwa ada beberapa beasiswa yg siswa bisa dapatkan melalui:
1. PIN (Prestasi Nasional dan Internasional) dengan menghafalkan ayat suci Al Qur’an.
2. Ketua OSIS, siswa yg memiliki pengalaman sbg ketua OSIS dpt mengajukan beasiswa sesuai pengalaman mereka di sekolah sebelumnya.
3. UKT (Uang Kuliah Tunggal), dibiayai oleh instansi pemerintah atau swasta.

Pertanyaan berikutnya dilayangkan oleh Salman, siswa kls 12 Syafana Islamic School. “Selain bidang akademis, adakah bidang non akademis yg IPB bisa berikan kepada mahasiswa untuk menyalurkan bakatnya?” Jihan sebagai duta IPB pun menjawab bahwa banyak sekali UKM yg bisa diikuti oleh mahasiswa. Salah satunya yg paling terkenal adalah AGRIASWARA, yaitu paduan suara yg telah memenangkan kompetisi menyanyi baik nasional maupun internasional.

Pertanyaan berikutnya adalah “Bagaimana cara masuk kelas internasional?” hal tersebut ditanyakan oleh Akbar, siswa kelas 11 IPA. Kemudian, MC mengundang Putri, alumni Syafana Islamic School Upper Secondary sebagai mahasiswi yg mendaftar di kelas internasional Teknologi Pangan untuk memberikan cara-cara mendaftar di kelas internasional.

Selanjutnya, MC memberikan doorprize kepada 5 penanya terbaik. 3 di antaranya Fikram Jauzaa, Salman Ahmad Daruquthni, dan Akbar Ramadhani Destu, 2 lainnya merupakan siswi berasal dari Padang.

Setelah pemberian doorprize, IPB memberikan kenang2an kepada sekolah yg telah hadir di IPB hari ini. Kemudian, Syafana Islamic School Upper Secondary pun memberikan kenang2an berupa plakat dan souvenir kepada IPB yg diwakili oleh Mas Muin, Humas IPB.

Selesainya acara tersebut, kami akhiri dengan sesi foto di depan gedung Auditorium Tayib Hadiwijaya.

SBC CANFORD SUMMER SCHOOL

SBC Canford Summer School Day 3 (10th July 2019).

As usual in the morning, students had their English Class. After lunch, they had a different activity. On Wednesday the students did some “multi-activity”. The activities were: football, garden games, flower painting and summer pom-poms. Students were able to choose what activity they wanted to join. Dillah chose flower painting and garden games, while the boys mostly played football and garden games as their second activity.

After they had their dinner, they continued with the “Trashion Show”. In this activity students were divided into 13 groups. The aim of this activity was to show students creativity, each of the group got some cardboard, glue, papers and masking-tape also some origami. They created some clothes with different themes. Luckily Akbar, Zhiza and Dava could be in the same group, they chose ‘robotic show’ as their theme. Whilst Dillah’s group chose ‘weeding dress’ which they wore for their theme. Gusti’s group chose ‘house-maid’ costume as their theme.

Summer School Day 4 (11th July 2019)
Students attended their morning English class until lunch time. After lunch, the activity prepared by the SBC team were: rocket-making, dream catchers, rounder, netball, board games. Dillah chose rocket making and dream catchers. Meanwhile Zhiza chose netball and r

 

ocket making. Akbar chose netball and board games. Rainar and Dava preferred netball and rounder, whilst Gusti chose rounder and board games. They all had a fun time. After that they returned to their house met their house-parents, engaged chit-chat with their friends also did sholat dzuhur together with ashar.

Canford School, Wimborne Dorset United Kingdom, reported by sydh @rezkifauzia